Rabu, 01 Desember 2010

LAPORAN KOROSI

PENGAMATAN TERJADINYA KOROSI
PADA BESI







Oleh
Nama : Diart Mulya G
Indah Atika Sari
Irfan Rahman Firdaus
Liliyani
Ria Restiani
Kelas : XII.IPA. 2



SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) PRISMA
Jalan Raya Jakarta KM.4 Pakupatan
SERANG-BANTEN
2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas kehendak-Nyalah makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas kimia dengan tema Pengamatan Korosi pada Besi. Selain itu tujuan ditulisnya makalah ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan korosi dengan metode yang dapat dimengerti oleh para pembaca.
Dengan terselesaikannya makalah ini diharapkan dapat memberi pengetahuan tentang bahan-bahan yang dapat menimbulkan dan mempercepat terjadinya korosi (karat), proses terjadinya korosi, kerugian serta cara mencegah terjadinya korosi. Dalam penulisan makalah ini kami banyak mengalami kesulitan. Oleh karena itu, terselesaikannya makalah ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata-mata. Namun, berkat dukungan dan bantuan dari pihak-pihak terkait.
Kami mrnyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Untuk itu, kritik serta saran yang membangun dari para pembaca sangat kami harapakan demi penyempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberi manfaat bagi para pembaca tentang faktor terjadinya korosi.


Serang, 27 November 2010







i

DAFTAR ISI






















ABSTRAK

Karya ilmiah yang berjudul Pengamatan terjadinya korosi pada besi ini membahas faktor yang mempengaruhi korosi pada besi dan cara pencegahannya.
Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah umtuk mengetahui bahan-bahan yang dapat mempercepat terjadinya korosi.
Metode yang digunakan dengan melakukan penelitian langsung terhadap paku. Lalu penulis melakukan pengamatan terhadap paku tiap harinya.
Berdasarkan hasil penelitian paku yang lebih cepat berkorosi adalah paku di dalam air garam yang terbuka. Salah satu penyebabnya adalah karena air garam bersifat elektrolit.












iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam bahasa sehari-hari korosi dikenal dengan perkaratan yakni sesuatu yang hampir dianggap sebagai musuh umum masyarakat. Karat adalah sebutan bagi korosi pada besi, padahal korosi merupakan gejala destruktif yang mempengaruhi hampir semua logam. Besi adalah salah satu dari banyak jenis logam yang mengalami korosi, tidak perrlu diingkari bahwa logam itu paling awal menimbulkan korosi serius. Karena itu tidak mengherankan bila istilah korosi dan karat hampir dianggap sama. Korosi dikenal merugikan karena bersifat merusak logam dan membahayakan. Oleh karena itu, dengan pentingnya mempelajari pencegahan korosi percobaan kali ini difokuskan oleh masalah tersebut dan akan dipaparkan logam-logam apa sajakah yang dapat menghambat dan mempercepat korosi.
B. Perumusan Masalah
Dengan melihat latar belakang yang telah dikemukakan maka beberapa masalah yang dapat penulis rumuskan dan akan dibahas dalam makalah ini adalah :
1. Apa faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi/perkaratan pada besi?
2. Bagaimana proses terjadinya perkaratan pada besi?
3. Bagaiamana mencegah terjadinya korosi?

C. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian dan penulisan makalah ini yaitu :
1. Mengetahui faktor penyebab terjadinya korosi.
2. Mengetahui reaksi korosi dan pencegahannya.

D. Manfaat
Dengan dilakukannya penelitian ini, maka diharapakan akan diperoleh manfaat sebagai berikut :
1. Dapat mengetahui sifat dari berbagai bahan terhadap besi.
2. Dapat menambah informasi mengenai korosi (karat).
3. Dapat melatih siswa agar terampil dalam melakukan kegiatan praktikum.

1


BAB II
DASAR TEORI DAN HIPOTESIS

A. Dasar Teori

1. Besi
Besi adalah logam yang berasal dari bijih besi (tambang) yang banyak digunakan untuk kehidupan manusia sehari-hari dari yang bermanfaat sampai dengan yang merusakkan. Dalam tabel periodik, besi mempunyai simbol Fe dan nomor atom 26. Besi juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
Besi adalah logam yang paling banyak dan paling beragam penggunaannya. Hal itu karena beberapa hal, diantaranya:
• Kelimpahan besi di kulit bumi cukup besar,
• Pengolahannya relatif mudah dan murah, dan
• Besi mempunyai sifat-sifat yang menguntungkan dan mudah dimodifikasi.
Salah satu kelemahan besi adalah mudah mengalami korosi. Korosi menimbulkan banyak kerugian karena mengurangi umur pakai berbagai barang atau bangunan yang menggunakan besi atau baja. Sebenarnya korosi dapat dicegah dengan mengubah besi menjadi baja tahan karat (stainless steel), akan tetapi proses ini terlalu mahal untuk kebanyakan penggunaan besi.
Korosi besi memerlukan oksigen dan air. Berbagai jenis logam contohnya Zink dan Magnesium dapat melindungi besi dari korosi.
(www.wikipedia.com)

2. Korosi
Korosi adalah reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh korosi yang paling lazim adalah perkaratan besi.Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida dan karbonat.
2
Rumus kimia karat besi adalah Fe2O3. xH2O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah.
Korosi merupakan proses elektrokimia. Pada korosi besi, bagian tertentu dari besi itu berlaku sebagai anode, di mana besi mengalami oksidasi.
Fe(s) ↔ Fe2+(aq) + 2e Eº = +0.44 V
Elektron yang dibebaskan di anode mengalir ke bagian lain besi itu yang bertindak sebagai katode, di mana oksigen tereduksi.
O2(g) + 2H2O(l) + 4e ↔ 4OH-(aq) Eº = +0.40 V
atau
O2(g) + 4H+(aq) + 4e ↔ 2H2O(l) Eº = +1.23 V
Ion besi(II) yang terbentuk pada anode selanjutnya teroksidasi membentuk ion besi(III) yang kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi, Fe2O3. xH2O, yaitu karat besi. Mengenai bagian mana dari besi itu yang bertindak sebagai anode dan bagian mana yang bertindak sebagai katode, bergantung pada berbagai faktor, misalnya zat pengotor, atau perbedaan rapatan logam itu.
(Nana Sutresna,2007)
3. Penyebab korosi
Faktor yang berpengaruh terhadap korosi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu yang berasal dari bahan itu sendiri dan dari lingkungan. Faktor dari bahan meliputi kemurnian bahan, struktur bahan, bentuk kristal, unsur-unsur kelumit yang ada dalam bahan, teknik pencampuran bahan dan sebagainya.
Faktor dari lingkungan meliputi tingkat pencemaran udara, suhu, kelembaban, keberadaan zat-zat kimia yang bersifat korosif dan sebagainya. Bahan-bahan korosif (yang dapat menyebabkan korosi) terdiri atas asam, basa serta garam, baik dalam bentuk senyawa an-organik maupun organik.
Penguapan dan pelepasan bahan-bahan korosif ke udara dapat mempercepat proses korosi. Udara dalam ruangan yang terlalu asam atau basa dapat memeprcepat proses korosi peralatan elektronik yang ada dalam ruangan tersebut. Flour, hidrogen fluorida beserta persenyawaan-persenyawaannya dikenal sebagai bahan korosif. Dalam industri, bahan ini umumnya dipakai untuk sintesa bahan-bahan organik. Ammoniak (NH3) merupakan bahan kimia yang cukup banyak digunakan dalam kegiatan industri. Pada suhu dan tekanan normal, bahan ini berada dalam bentuk gas dan sangat mudah terlepas ke udara.



3

4. Pengendalian korosi
Korosi menimbulkan banyak kerugian karena mengurangi umur berbagai barang atau bangunan yang menggunakan besi atau baja. Sebenarnya korosi dapat dicegah dengan mengubah besi menjadi baja tahan karat (stainless steel). Akan tetapi, proses ini terlalu mahal untuk kebanyakan penggunaan besi.

Korosi besi memerlukan oksigen dan air. Kemudian, kita ketahui bahwa berbagai jenis logam dapat melindungi besi terhadap korosi. Cara-cara pencegahan korosi besi yang akan dibahas berikut ini didasarkan pada dua sifat tersebut.

1. Mengecat. Jembatan, pagar dan railing biasanya dicat. Cat menghindarkan kontak besi dengan udara dan air.

2. Melumuri dengan oli atau gemuk. Cara ini diterapkan untuk berbagai perkakas dan mesin. Oli dan gemuk mencegah kontak besi dengan air.

3. Dibalut dengan plastik. Berbagai macam barang, misalnya rak piring dan keranjang sepeda dibalut dengan plastik. Plastik mencegah kontak besi dengan udara dan air.

4. Tin plating (pelapisan dengan timah).
Kaleng-kaleng kemasan terbuat dari besi yang dilapisi dengan timah. Pelapisan dilakukan secara elektrolisis, yang disebut electroplating. Timah tergolong logam yang tahan karat. Besi yang dilapisi timah tidak mengalami korosi karena tidak ada kontak dengan oksigen (udara) dan air. Akan tetapi, lapisan timah ada yang rusak, misalnya tergores, maka timah justru mendorong/mempercepat korosi besi. Hal itu terjadi karena potensial reduksi besi lebih negatif daripada timah. Oleh karena itu, besi yang dilapisi dengan timah akan membentuk suatu sel elekrokimia dengan besi sebagai anode. Dengan demikian, timah mendorong korosi besi. Akan tetapi, hal itu justru yang diharapkan, sehingga kaleng-kaleng bekas cepat hancur.

5. Galvanisasi (pelapisan dengan zink).
Pipa besi, tiang telpon, badan mobil, dan berbagai barang lain dilapisi dengan zink. Berbeda dengan timah, zink dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh. Hal itu terjadi karena suatu mekanisme yang disebut dengan perlindungan katode. Oleh karena potensial reduksi besi lebih positif daripada zink, maka besi yang kontak dengan zink akan membentuk sel elekrokimia dengan besi sebagai katode. Dengan demikian, besi terlindungi dan zink yang mengalami oksidasi.

6. Cromium plating (pelapisan dengan kromium). Besi atau baja juga dapat dilapisi dengan kromium untuk memberi lapisan pelindung yang mengkilap, misalnya untuk bumper mobil. Cromium plating juga dilakukan dengan elektrolisis. Sama seperti zink, kromium dapat memberi perlindungan sekalipun lapisan kromium itu ada yang rusak.

4




7. Sacrificial protection (pengorbanan anode).
Magnesium adalah logam yang jauh lebih aktif (berarti lebih mudah berkarat) daripada besi. Jika logam magnesium dikontakkan dengan besi, maka magnesium itu akan berkarat tetapi besi tidak. Cara ini digunakan untuk melindungi pipa baja yang ditanam dalam tanah atau badan kapal laut. Secara periodik, batang magnesium harus diganti.
(taneyoroshi.blogspot.com)


BAB III
METODE PENELITIAN

A. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Gelas plastik bening 8 gelas.
2. Paku kecil 8 buah.
3. Plastic bening 4 buah.
4. Karet gelang 8 buah.
5. Air
6. Cuka
7. Air garam

B. Prosedur kerja

1. Menyiapkan 8 gelas plastik bening yang bersih.
2. Dua buah gelas diisi dengan air lalu masukan ke dalam dua gelas yang diisi air, kemudian salah satu gelas tersebut ditutup rapat dan yang satu terbuka.
3. Dua gelas selanjutnya diisi dengan cuka dan paku dan tutup rapat salah satu gelas tersebut dan yang satu terbuka.
4. Dua gelas berikutnya diisi dengan larutan garam dan paku sama seperti diatas.
5. Selanjutnya, 2 gelas terakhir hanya diisi dengan paku tanpa diisi larutan apapun dan satu gelas ditutup rapat sedangkan yang satu terbuka.
6. Mengamati perubahan paku setiap harinya selama seminggu.

5
C. Waktu dan tempat penelitian

Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 November 2010 sampai 28 November 2010 selama 7 hari di rumah masing-masing anggota kelompok.

Jumat, 22 Oktober 2010

soal pembelahan sel

1. Yang merupakan tahapan pembelahan dari anafase adalah gambar nomor …

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 2 dan 3
Jawaban : C
2. Perhatikan proses tahapan pembelahan sel !!
Tahapan di bawah ini merupakan tahapan pembelahan pada proses profase I meiosis dan berlangsung pada beberapa sub fase, yaitu :
1. Pakiten
2. Diakinesis
3. Diploten
4. Leptoten
5. Zigoten
Manakah urutan yang benar dari proses Profase I meiosis . . .
A. 4-1-5-3-2
B. 4-5-3-2-1
C. 4-3-2-1-5
D. 4-2-3-1-5
E. 4-5-1-3-2
Jawaban : E
3. Peristiwa yang terjadi pada profase dari meiosis I adalah …
A. Membelahnya sentromer menjadi 2
B. Meleburnya dinding inti
C. Terbentuknya benang-benang kromatin
D. Bergantinya kromatid kea rah kutub
E. Berkumpulnya kromosom di bidang equator
Jawaban : C
4. Label yang benar dari gambar spermatogenesis di atas adalah …

A. 1 spermatogonium, 4 spermatid
B. 1 spermatid, 3 spermatosit
C. 1 spermatogonium, 3 spermatosit
D. 1 spermatogonium, 4 sperma
E. 1 spermatid, 5 sperma
Jawaban : A

5. Gambar di bawah ini menunjukkan fase …

A. Interfase
B. Profase
C. Anafse
D. Metafase
E. Telofase
Jawaban : D
6. Perhatikan gambar di bawah ini !
Pada gambar siklus sel, replikasi kromosom terjadi pada fase …

A. M
B. G1
C. G2
D. M2
E. E. S
Jawaban : D
7. Pada diagram oogenesis di bawah ini, oosit primer ditunjukkan pada nomor …

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban : B
8. Tempat terjadinya pembelahan meiosis dan hasil mitosis secara berurutan adalah …

A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 4 dan 5
E. 5 dan 6
Jawaban : C
9. Berikut ini adalah gambar pembelahan sel pada hewan secara meiosis
Tahapan yang ditunjukkan pada gambar A-B-C secara berturut-turut adalah …






A. Profase I, Metafase I, Anafase I
B. Metafase II, Anafase II, Profase II
C. Anafase I, Profase II, Metafase II
D. Metafase I, Profase I, Anafase I
E. Metafase I, Profase II, Anafase II
Jawaban : D

10. Secara berurutan, bagian yang ditunjuk oleh nomor 1, 2, 3 dan 4 adalah …

A. Putik-ovum-inti generatif-inti vegetatif
B. Putik-ovum-inti vegetatif-inti generatif
C. Tabung pollen-ovum-inti generatif-inti vegetatif
D. Tabung pollen-polen-inti vegetatif-inti generatif
E. Tabung pollen-polen-inti generatif-inti vegetatif
Jawaban : E
11. Pada pembelahan meiosis terjadi peristiwa berikut :
- Pemisahan kromatid yang membentuk kromosom
- Gerakan kromatid ke kutub-kutub yang letaknya berlawanan
Peristiwa tersebut terjadi pada tahap …
A. Metafase I
B. Telofase I
C. Anafase I
D. Metafase II
E. Anaphase II
Jawaban : E
12. Pada pembelahan meiosis II mikrosporogenesis akan terbentuk …
A. 2 mikrospora haploid
B. 2 mikrospora diploid
C. 2 mikorospora triploid
D. 4 mikrospora haploid
E. 4 mikrospora diploid
Jawaban : C
13. Tahapan yang benar dalam pembelahan mitosis ini adalah …



A. 3-4-1-2
B. 2-3-4-1
C. 2-3-1-4
D. 1-2-4-3
E. 1-2-3-4
Jawaban : B
14. Dibawah ini adalah table antara fase profase I meiosis dan kegiatannya yang benar adalah …
No Fase Kegiatan
1 Diploten Perubahan kromatin jadi kromosom
2 Zigoten Kromosom homolog saling berpasangan membentuk sinapsis
3 Pakiten Terjadi pindah silang
4 Diakinesis Pembentukan tetrad
5 leptoten Kromosom menuju equator
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban : B
15. Pada fase manakah terjadinya sintesis protein …
A. GAP I
B. S
C. GAP II
D. Anafase
E. Metafase
Jawaban : A
16. Interfase yang terdiri dari G1, S, G2 merupakan tahapan yang memerlukan waktu paling lama dalam siklus sel
Sebab
Selama interfase, sel mengalami masa istirahat dan aktivitasnya terbatas pada pembentukan kromosom untuk persiapan mitosis
Jawaban : C
17. Mitosis yang terjadi pada tumbukan jagung dapat diamati pada proses …
1. Perpanjangan ujung batang
2. Pembentukan biji
3. Perpanjangan ujung akar
4. Pembentukan tepung sari
Jawaban : D
18. Pada tumbuhan, pembelahan reduksi terjadi pada …
A. Lingkaran cambium
B. Jaringan meristem
C. Pucuk batang
D. Alat berkembang biak
E. Ujung akar
Jawaban : D
19. Perbedaan antara pembelahan mitosis dan meiosis terletak pada …
1. jumlah sel anak yang dihasilkan
2. Tempat berlangsungnya pembelahan
3. jumlah kromosom sel anak
4. Besar sel yang membelah
Jawaban : A
20. Proses spermatogenesis dan oogenesis dapat menghasilkan 4 sel kelamin haploid yang fungsional
Sebab
Pada saat pembentukan sel kelamin, terjadi 2 tahap pembelahan meiosis
Jawaban : D

soal substansi genetika

1. Dalam proses sintesis protein dapat terjadi ketidaksesuaian hasil asam amino dengan kode informasi genetik yang dipolakan DNA sehingga terbentuk protein yang berbeda. Kesalahan ini terjadi pada...

A. RNAd

B. RNAt

C. RNAr

D. DNA

E. RNAm


2. Diketahui:

CAU=Serin, CCA=Prolin, GGA=Glutamin, GUG=Valin, GCC=Alanin.

Apabila urutan basa nitrogen yang akan melakukan transkripsi adalah CAC-CCT-CGG-GGT-GTA, maka urutan asam amino yang akan dibentuk adalah...

A. Serin-Valin-Glutamin-Alanin-Prolin

B. Valin-Alanin-Valin-Serin-Prolin

C. Glutamin-Alanin-Valin-Serin-Prolin

D. Valin-Glutamin-Alanin-Serin-Prolin

E. Valin-Glutamin-Alanin-Prolin-Serin


3. Hasil transkripsi memiliki ciri-ciri seperti berikut, kecuali...

A. merupakan komplemen sense

B. merupakan komplemen antisense

C. T pada DNA diganti U pada RNA

D. merupakan molekul utas tunggal yang mudah terurai

E. urutan nukleotida adenin berjumlah banyak


4. Berikut ini tahapan sintesis protein:

1. RNAt membawa asam amino yang sesuai dengan kodon

2. Asam amino berderet-deret sesuai dengan kodon

3. RNAd meninggalkan inti menuju ribosom

4. DNA membentuk RNA duta

5. RNAt bergabug dengan RNAd di ribosom

Urutan tahapan sintesis protei yang benar adalah...

A. 1-2-3-4-5

B. 2-3-4-5-1

C. 3-1-2-5-4

D. 4-3-1-5-2

E. 5-4-3-2-1


5. RNA yang berfungsi mengangkut asam amino guna dirangkai menjai polipeptida adalah...

A. RNAr

B. RNAt

C. RNAd

D. DNA

E. Sense


6. Asam ribonukleat dibentuk dari sebuah DNA beupa rantai sense di inti sel. Tahap ini merupakan tahap...

A. deviasi

B. duplikasi

C. translasi

D. replikasi

E. transkripsi


7. Jika ada 50 buah gen yang bekerja mengontrol sintesis protein, maka jumlah polipeptida yang terbentuk adalah...

A. 50

B. 100

C. 150

D. 200

E. 500


8. Sintesis protein memasuki tahap terminasi apabila ribosom telah bertemu kodon yang seharusnya. Kodon yang dimaksud adalah...

A. AUG

B. UGC

C. CGU

D. UAG

E. GAU


9. Tempat terjadinya translasi pada proses sintesis protein adalah...

A. retikulum endoplasma

B. sitoplasma

C. ribosom

D. mitokondria

E. plastida


10. Protein yang sudah jadi akan diangkut ke seluruh tubuh oleh organel sel. Organel sel ini adalah...

A. membran sel

B. mitokondria

C. retikulum endoplasma

D. ribosom

E. sitoplasma


Soal-soal prediksi SNMPTN (SKL tentang proses sintesis protein)



1. Penggabungan asam-asam amino yang dibawa RNA-t terjadi di ribosom
SEBAB

Protein yang sudah jadi akan diangkut ke seluruh tubuh dan dibawa oleh RE


2. Kesalahan transkripsi oleh RNA transfer, dapat menimbulkan kesalahan pembentukan protein
SEBAB

Pada proses transkripsi urutan kode genetik dari DNA dibawa oleh RNA transfer ke ribosom tempat terjadinya pembentukan asam amino


3. DNA ditranskripsi membentuk RNA duta yang

(1) membawa informasi berupa kodogen

(2) berlangsung pada profase dari reproduksi el

(3) membawa asam amino ke ribosom

(4) meninggalkan inti menuju ribosom


4. Substansi-substansi dalam sintesis protein yang tidak termasuk dalam transkripsi

(1) RNA polimerase

(2) sense

(3) DNA

(4) antisense


5. Pada sintesis protein, RNAt menempel pada ribosom yang melekat pada...

A. membran RE

B. polisom

C. asam amino

D. RNAr

E. RNAm

Kunci jawaban:

1. B

2. E

3. B

4. D

5. B

6. E

7. A

8. D

9. B

10.C

___

1. B

2. C

3. E

4. D

5. D

Senin, 22 Maret 2010

soal try out

PILIHLAH SATU PILIHAN JAWABAN YANG BENAR
1. Nama ilmiah singa adalah Panthera leo sedangkan Harimau adalah Panthera tigris.
Berdasarkan penamaan tata nama ganda (binomial nomenklatur) kedua hewan tersebut memiliki ....
A. genus berbeda species sama
B. genus sama species berbeda
C. genus dan species sama
D. genus dan familia sama
E. genus dan familia berbeda

2. Perhatikan beberpa tumbuhan berikut berikut.
1. mangga indramayu dan mangga harum manis
2. salak pondoh dan salak bali
3. kepala hijau dan kelapa sawit
4. jeruk bali dan jeruk medan
5. anggur hijau dan anggur merah
Yang termasuk keanekaragaman tingkat jenis adalah nomor ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

3. Perhatikan gambar virus berikut.






Berdasarkan gambar di atas label X, Z, dan Y secara berurutan adalah ….
1. kapsid, RNA dan selubung protein
2. kapsid, selubung protein dan DNA
3. kapsid ,DNA RNA dan selubung protein
4. Selubung protein, DNA dan kapsid
5. RNA, selubung protein dan kapsid

4. Perhatikan gambar macam-macam Protozoa di bawah ini!

Hubungan Protozoa dengan penyakit yang ditimbulkannya pada gambar tersebut adalah ….
A. 1 dengan a
B. 2 dengan d
C. 3 dengan e
D. 4 dengan b
E. 5 dengan c

5. Berikut merupakan ciri-ciri suatu tumbuhan.
1. tidak memiliki jaringan pengangkut
2. tumbuhan beralat kelamin jelas
3. belum memiliki akar, batang, dan daun yang sebenarnya
4. daun berbentuk seperti jarum
5. memiliki berkas pembuluh pengangkut
Yang merupakan ciri tumbuhan yang berfungsi sebagai bahan industri kertas adalah ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 2, dan 5
D. 2, 3, dan 5
E. 2, 4, dan 5

6. Berikut ciri-ciri suatu hewan.
1. kepala, dada bersatu, perut terpisah
2. tubuhnya ditutupi kerangka luar
3. kaki hanya pada segmen dada saja, berjumlah 4 pasang
4. sayap berpasangan pada ruas dada
5. matanya merupakan mata faset
Ciri-ciri yang dimiliki oleh insekta adalah ....
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 1, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 5
E. 2, 4, dan 5

7. Berikut ciri-ciri tumbuhan.
1. memiliki jaringan pengangkutan
2. mengalami proses pergiliran keturunan
3. memiliki sel pengantar air
4. lingkungan hidup akuatik
5. sporofit bergantung pada gametofit
Yang merupakan ciri tumbuhan Bryophyta adalah ....
A. 1, 2, dan 4
B. 1, 3, dan 5
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 5
E. 3, 4, dan 5

8. Berikut tabel ciri-ciri umum hewan.


Ciri
I
II
III
IV
V
Tubuh
Tidak bersegmen, simetri radial Bersegmen, simetri bilateral Tidak bersegmen, simetri radial Tidak bersegmen, lunak, simetri bilateral Bersegmen, simetri bilateral
Sistem saraf

Difusi Tangga tali Cincin saraf 3 pasang ganglion Tangga tali
Rangka
Tidak ada Zat kitin Zat kapur Zat kapur Tidak ada
Alat Ekskresi
Tidak ada Saluran malphigi Nefrida Ginjal Nefrida

Habitat Air Air dan darat Air Air dan darat Air dan darat

Yang tergolong kelompok Arthropoda adalah ….
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

9. Perhatikan skema daur Biogeokimia dari unsur karbon berikut.


Proses yang terjadi pada daerah X adalah ….
A. mati
B. fotosintesis
C. respirasi
D. pengendapan
E. pembakaran

10. Pada suatu ekosistem dapat ditemukan komponen-komponen sebagai berikut:
1. cacing tanah
2. ion Fe, Na dan Mg
3. bakteri
4. cahaya matahari
5. sisa tumbuhan
6. tumbuhan








11. Susunan rantai makanan yang benar dari komponen-komponen tersebut adalah ….
A.


B.

C.


D.

E.

12. Perhatikan grafik di bawah ini x = exploitasi y = cadangan sumber daya alam Bila penggunaan sumber daya alam yang tak terbaharukan diekploitasi secara tak terkendali, akibat yang mungkin terjadi ditunjukkan oleh grafik ….


A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V









13. Perhatikan gambar sel berikut!



Fungsi organel nomor 1 dan 5 adalah ….
A. mengatur aktivitas sel dan menyimpan energi
B. menyimpan energi dan melakukan imunitas
C. menghasilkan enzim dan melakukan imunitas
D. tempat respirasi dan sintesis protein
E. melindungi sel dan mengatur transportasi sintesis protein

14. Perhatikan gambar berikut ini!



Proses fotosintesis berlangsung baik pada jaringan .…
A. 1 dan 2
B. 2 dan 4
C. 3 dan 4
D. 3 dan 5
E. 5 dan 6

15. Pada proses pembuatan telur asin terjadi peristiwa ….
A. Difusi
B. Osmosis
C. Imbibisi
D. Tranpor aktif
E. Transport pasif

16. Perhatikan gambar berikut!


Mekanisme kerja otot yang benar adalah ....
i. bila dalam keadaan berkontraksi otot memendek aktin dan miosin berjauhan
ii. bila otot relaksasi, aktin dan miosin berdekatan
iii. aktin dan miosin berdekatan otot memendek, kontraksi
iv. aktin dan miosin berjauhan otot tetap panjangnya
v. aktin dan miosin memendek otot relaksasi




17. Perhatikan diagram lengan atas manusia di bawah ini!
Sendi yang ditunjukan oleh tanda X dan arah gerakannya adalah sendi ….












A. Putar yang gerakannya berputar
B. Peluru yang gerakannya ke segala arah
C. Engsel yang gerakannya kesatu arah
D. Luncur yang memungkinkan gerak rotasi pada satu bidang datar
E. Pelana yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi

17. Budi, Ani dan Susi melakukan pengujian terhadap jenis golongan darah mereka masing-masing. Mereka menusuk ujung jari manis tangan kirinya masing-masing menggunakan jarum steril. Darah yang keluar diteteskan pada kaca preparat di tiga tempat yang berbeda. Kemudian masing-masing tetesan darah diberi zat anti A pada tetesan pertama, anti B pada tetesan kedua, dan anti AB pada tetesan ketiga. Hasil percobaan tersebut terlihat seperti pada diagram.


Berdasarkan hasil pengamatan, golongan darah Budi, Ani dan Susi secara berurutan adalah ....
1. A, B, dan O
2. AB, O, dan A
3. AB, B, dan O
4. A, AB, dan O
5. AB, A, dan B

18. Perhatikan diagram saluran pencernaan makanan berikut!

Organ nomor 2 akan dihasilkan enzim ... dan berfungsi untuk ....
A. ptialin yang mengubah amilum menjadi glukosa
B. pepsin yang mengubah protein menjadi pepton
C. tripsin yang mengubah pepton menjadi asam amino
D. amilase yang mengubah amilum menjadi disakarida
E. lipase yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol

19. Pada tabel berikut ini, manakah mekanisme pernafasan dada dan fasenya yang benar?




20. Perhatikan tabel hasil uji urine siswa.



Berdasarkan data di atas, maka dapat disimpulkan ….
ii. Amir menderita diabetes melitus
iii. Ali menderita diabetes melitus dan albuminuria
iv. Ahmad menderita albuminuria dan nefritis
v. Ahmad menderita diabetes milithus dan aibuminuria
vi. Ali menderita albuminuria dan nefritis


21. Perhartikan gambar mata manusia di bawah ini !

Kelainan yang ditunjukkan oleh gambar diatas adalah ….
A. miopi
B. presbiopi
C. astigma
D. hipermetropi
E. silinder

22. Perhatikan gambar neuron berikut.


Bagian yang berfungsi untuk membawa impuls dari badan sel saraf kepada neuron lain adalah ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5



23. Perhartikan gambar organ reproduksi manusia di bawah ini!














Organ tempat pembelahan sel secara mitosis dan meiosis ditunjuk oleh huruf ….
a. P
b. Q
c. R
d. S
e. X

24. Perhatikan hasil percobaan di bawah ini.

Hari
Ke- Biji Tanaman Media
Tumbuh Cahaya Suhu Rata-rata tinggi tanaman (per hari)
1 Kedelai Tanah Tak langsung 320 C 1 cm
2 Kedelai Kapas Langsung 320 C 1,5 cm
3 Kedelai Tanah Gelap 320 C 3,0 cm
4 Kedelai Kapas Tak Langsung 320 C 1,6 cm
5 Kedelai Tanah Langsung 320 C 0,5 cm

Dari percobaan di atas, variabel terikatnya adalah ....
A. biji tanaman
B. pertumbuhan kecambah
C. cahaya
D. suhu
E. media tumbuh

25. Di bawah ini adalah tabel data hasil suatu praktikum mengenai enzim katalase.

Kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan cara percobaan di atas adalah ….
A. enzim katalase bekerja secara optimal pada suhu 40°
B. pada jantung kerja enzim katalase sangat dipengaruhi temperatur
C. kerja enzim katalase tidak dipengaruhi oleh pH larutan
D. pada hati, kerja enzim tidak dipengaruhi pH dan temperature
E. enzim katalase banyak dijumpai pada hati daripada di jantung



26. Perhatikan skema respirasi aerob di bawah ini!


Dari bagan di atas, peristiwa 1 dan 2 secara berturut-turut adalah ….
A. siklus Krebs dan glikolisis
B. siklus Krebs dan reaksi antara
C. glikolisis dan siklus Krebs
D. glikolisis dan sistem transpor elektron
E. sistem transpor elektron dan siklus Krebs

27. Bakteri kemosintesis yang berperan dalam mengubah nitrit menjadi nitrat pada reaksi:
Ca (NO2)2 + O2 Ca (NO3)2 + energi, adalah ….

A. Nitrobacter
B. Acetobacter
C. Nitrosomonas
D. Azotobacter
E. Nitrococcus

28. Perhatikan gambar kromosom berikut

Bagian-bagian kromosom secara berurutan: sentrosom, selaput, matriks dan kromonema ditunjukkan oleh nomor ....
A. 1 – 2 – 3 – 4
B. 1 – 3 – 4 – 2
C. 2 – 4 – 3 – 1
D. 2 – 4 – 1 – 3
E. 2 – 3 – 4 – 1

29. Di bawah ini adalah langkah-langkah sintesis protein:
1. ARN duta bergabung dengan ribosom
2. ARN duta dicetak oleh ADN dalam inti dengan cara transkripsi
3. ARN transpor membawa asam amino ke ribosom
4. terbentuk rangkaian asam amino (polinukleotida)
5. ARN duta meninggalkan inti menuju ribosom
Urutan sintesis protein yang benar adalah ....
A. 1 – 2 – 3 – 4 – 5
B. 2 – 4 – 3 – 1 – 5
C. 4 – 3 – 2 – 5 – 1
D. 2 – 5 – 1 – 3 – 4
E. 5 – 3 – 2 – 4 – 1

30. Dari persilangan ayam walnut (sumpel) genotif RrPp dengan ayam berpial pea (biji) genotif rrPp, kemungkinan akan diperoleh keturunan walnut : rose : pea : bilah dengan perbandingan ....
A. 1 : 1 : 3 : 3
B. 3 : 1 : 3 : 1
C. 1 : 3 : 3 : 1
D. 3 : 1 : 1 : 3
E. 3 : 3 : 1 : 1

31. Peta silsilah (Pedigree) pewarisan sifat buta warna.










wanita normal carrier wanita normal


pria normal pria buta warna

Berdasarkan peta silsilah di atas maka genotip parentalnya adalah ....
A. XBXb >< XBY
B. XBXb >< XbY
C. XbXb >< XBY
D. XBXb >< XbY
E. XBXB >< XBY

32. Pada gambar pembelahan sel di samping tahapan yang ditunjukkan pada A dan B
secara berurutan adalah ....








A. profase I dan metafase I
B. metafase I dan anafase I
C. metafase I dan anafase II
D. metafase I dan profase I
E. anafase II dan telofase II

33. Peristiwa translokasi ditunjukkan oleh gambar ....

A.



B.




C.



D.

E.


34. Perhatikan gambar alat gerak beberapa mamalia di bawah ini.


Dari gambar tersebut dapat menunjukkan adanya hubungan kekerabatan beberapa organisme yang berada dalam satu ….
A. habitat
B. spesies
C. genus
D. analog
E. homolog

35. Jika populasi perasa PTC = 84% (T = gen perasa PTC; t = gen bukan perasa PTC) maka perbandingan frekuensi genotif dari seluruh populasi penduduk adalah ….
A. 4TT : 12Tt : 9tt
B. 9TT : 6Tt : 4tt
C. 9TT : 12Tt : 4 tt
D. 12TT : 4Tt : 9tt
E. 12TT : 9Tt : 4tt

36. Menurut Darwin, burung Finch yang ada di Galapagos terdiri dari 13 spesies yang berasal dari satu spesies burung Finch dari Amerika Selatan yang bermigrasi ke Galapagos. Teori di atas akan diakui kebenarannya secara mutlak bila ….
A. ditemukan fosil burung Finch yang sama spesiesnya di Amerika Selatan dan Galapagos
B. telah dilakukan hibridisasi burung Finch yang ada di Galapagos menghasilkan burung Finch seperti nenek moyangnya di Amerika Selatan
C. telah dilakukan tes DNA burung Fich yang ada di Amerika Selatan, banyak kemiripan dengan yang ada di Galapagos
D. telah dilakukan percobaan dengan menyebarkan 1 spesies bakteri di beberapa lingkungan berbeda setelah beberapa tahun menghasilkan spesies bakteri yang berbeda
E. telah ditemukan spesies burung Finch yang ada di Galapagos sama persis dengan burung Finch yang ada di Amerika Selatan





37. Untuk menghasilkan bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan teknik kloning. Dalam suatu proses kloning dilakukan hal-hal berikut ini.
1) diambil sel telur dari sapi A
2) diambil sel kelenjar air susu dari sapi B
3) digunakan sapi C sebagai induk untuk menumbuhkan embrio

Setelah inti sel sapi B difusikan dengan sel telur sapi A yang intinya telah dirusak, dan hasil fusi tersebut dimasukkan ke dalam rahim sapi C, maka sifat klon sapi adalah ….
A. seperti sapi A
B. seperti sapi B
C. seperti sapi C
D. kombinasi sapi A dan sapi B
E. kombinasi sapi B dan sapi C

38. Untuk memperbaiki tingkat kehidupan secara fisik, banyak teknologi yang digunakan oleh manusia di dalam prosesnya. Salah satunya melakukan peleburan sel/fusi sel antara sel kanker dengan sel penghasil antibodi hingga dapat menghasilkan ….
A. vaksin kolera
B. serum monoclonal
C. interferon antivirus
D. antibody monoclonal
E. poliklonal antibody

39. Penanaman kapas transgenic bertujuan untuk meningkatkan produksi kapas, namun sebagian masyarakat belum dapat menerima karena ….
A. menimbulkan pencemaran lingkungan
B. menimbulkan penyakit kanker
C. merusak kelestarian plasma nutfah
D. menyebabkan kemandulan
E. menurunkan pendapatan penduduk

40. Setelah insulin dapat dihasilkan di luar tubuh manusia maka dampak positifnya adalah ….
A. insulin semakin murah harganya
B. penderita diabetes mellitus memiliki harapan hidup semakin panjang
C. insulin semakin mudah didapat
D. dapat mengembangkan produksi hormon kelamin di luar tubuh manusia
E. menambah lapangan pekerjaan bagi pekerja pabrik insulin

Senin, 08 Maret 2010

TUGAS KARYA ILMIAH

PERAN SERTA PELAJAR SMA DALAM
PENANGGULANGAN BAHAYA NARKOBA
di KOTA SERANG


KARYA ILMIAH

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas
Bahasa Indonesia Semester Genap
SMA PRISMA

oleh
Nama : Ria Restiani
Kelas : XI IPA-2
No. Induk : 08092112

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) PRISMA
Jalan Raya Jakarta Km.4 Pakupatan
SERANG-BANTEN


Karya ilmiah yang berjudul

PERAN SERTA PELAJAR SMA
DALAM
PENANGGULANGAN BAHAYA NARKOBA
di KOTA SERANG


telah dibaca dan disetujui pada 25 Februari 2010



oleh




Kepala SMA PRISMA, Pembimbing,

Iswandrianto,S.Pd. Hanny Kusuma Dewi,S.s.
NIP.1258756356 NIP.125896345


Motto
Kecerdasan bukan didapat dari buku semata,
Teapi harus mempunyai niat yang kuat serta kemauan yang keras

















Kupersembahkan untuk :
• Ayah dan Ibu yang telah mendidik dan membesarkanku
• Guru-guru dan teman-temanku
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan kehendak-Nyalah Karya ilmiah ini dapat terselesaikan denga baik tepat pada waktunya.
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia denagn tema Peran serta pelajar SMA dalam penaggulangan Bahaya Narkoba di kota Serang. Kaya ilmiah ini ditulis untuk memaparkan cara meningkatkan peran serta prmuda dan pelajar dalam meminimalisir ahya narkoba di kalangan remaja dengan gaya bahasa dan metod-metod yang cukup dapat diterima masyarakat pada umunya dan pelajar pada khususnya.
Denag selesainya karya ilmiah ini diharapkan dapat memeberi gambaran tentang bahay narkoba bagi para remaja . Saya selaku penulis banyak mengalami kesulitan dalam penyelesaian karya ilmiah ini. Namun, berkat bimbingan dari berbagai pihak akhirnya karya ilmiah ini dapat diselesaikan. Karna itu sepantasnya penulis ucapkan terimakaih kepada :
1. Kepala sekolah SMA PRISMA, Iswandriano,S.Pd. atas kepercayaan yang diberikan.
2. Ibu Hanny Kusuma Dewi selaku guru mata pelajran Bahasa Indonesia yang telah ikut membantu sampai selesainya makalah ini.
3. Ayah dan Ibu yang slalu memberikan bantuan.
4. Teman-temanku yang telah ikut membantu mendorong saya dalam menyelesaikan makalah ini
5. Dan semua pihak yang telah membantu, bail secaralangsung maupun tidak lansung.
Penulis menyadari bahwa karya ilimiah ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat saya harapakan dari para pembaca.
Semoga karya ilmiah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca dalam pentingnya menanggulangi bahaya narkoba dikalangan remaja.

Serang, 9 Maret 2010


PENULIS

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………… iv
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………….. vi
ABSTRAK…………………………………………………………………………………………. ix
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………… 1
A. Latar Belakang Masalah ………………………………………………………2
B. Perumusan Masalah……………………………………………………………3
C. Tujuan Penelitian………………………………………………………………4
D. Metode Penelitian………………………………………………………………5
E. Hipotesis……………………………………………………………………….5
F. Waktu dan Lokasi Penelitian……………………………………………………6
G. Sistematika Penulisan ………………………………………………………….7
BAB II ARTI DAN FUNGSI WADAH YANG BERPERAN
DALAM PENAGGULANGAN BAHAYA NARKOBA…………………………8
A. Subjek atau Pelaksana…………………………………………………………9
B. Objek atau Sasaran……………………………………………………………10
BAB III TINDAKAN PENANGGULANGAN………………………………………………11
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN…………………………………………………….13
A. Kesimpulan…………………………………………………………………….16
B. Saran……………………………………………………………………………..17
DAFTAR PUSTAKA



ABSTRAK

Karya ilmiah yang berjudul Peran Serta Pelajar SMA dalam Penanggulangan Bahaya Narkoba di- kota Serang membahas tentang pera serta pelajar SMA dalam penanggulangan bahya narkoba serta bagaiman cara penanggulanganya.
Tujuan pemulisan katya ilmiah ini adalah utuk meningkatkan kesadaran pelajar SMA agar menjauhi pergaulan bebas seperti menggunakn narkotika dan obat-obatan telarang yang hanya bisa merusak masa depan generasi muda selain itu unutk meningkatkan peran serta pelajar dalam penanggulangan bahaya narkoba.
Metode yang di pergunakan adalah dengan meninjau data dari BNN serta penelitian terhadap remaja-remaja di- kota Serang.
Berdasarkan hasil penelitian, penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar SMA semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu di akibatkan karena kurangnya pengawasan dari orang tua dan guru dengan kehidupan para anak-anaknya. Bila tidak dilakukan penanganan secara sungguh-sungguh maka dampaknya bisa tejadi secara nyata da akhirnya bias mengancam masa depan generasi penerus bangsa.